Posted: 16 Februari 2012 12:57:07 by valen BeritaNet.com | Dilihat 554 kali

Di sela-sela kesibukan melaksanakan aktivitas pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Tunarungu, Tim Pusat Studi Individu Berkebutuhan Khusus (PSIBK) Universitas Sanata Dharma bersama Martijn, seorang ahli dari Kentalis Belanda, berkunjung ke PSHD Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya. Kunjungan ini diterima oleh Dekan bersama para dosen di Fakultas Hukum Atmajaya. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 25 Januari 2012 pukul 16.00 sd 18.00.
Dalam kunjungan tersebut Martijn, mesharingkan pengalaman Belanda mendampingi individu berkebutuhan khusus, baik dari sisi hukum, pendidikan, maupun komunitas. Belanda memang sudah memiliki sejarah dan pengalaman sangat banyak berkaitan dengan pendampingan individu berkebutuhan khusus, sehingga individu berkebutuhan khusus di sana bisa berkembang optimal.
Di Belanda bila ada seorang bayi lahir cacat maka "perjalanan" hidup si bayi tersebut langsung diambil alih oleh asuransi, sehingga masa depan si bayi dalam bidang pendidikan, pekerjaan, dsb sudah bisa relatif jelas. Hal ini tentu belum terjadi di Indonesia. Sistem dan peraturan hukum di Belanda relatif memang sudah mapan dan jelas.
Relasi PSIBK dan PSHD memang semakin dekat. Semoga relasi keduanya bermanfaat bagi tumbuh kembang dan pemberdayaan individu berkebutuhan khusus di Indonesia.
Komentar Anda