Posted: 07 Januari 2012 12:45:19 by valen BeritaNet.com | Dilihat 556 kali
Anak-anak berusia 6-10 tahun memiliki Handphone? Notebook? Tablet?, memang pemandangan seperti ini sudah menjamur di dalam masyarakat saat ini. Anak berusia 6-10 tahun rentan terhadap daya tarik ini. Ia mulai membandingkan diri dengan temannya untuk memiliki mainan atau alat elektronik yang kini sedang menjadi trend. Yang menjadi pertanyaan, apakah si kecil memang butuh? atau hanya ikut temannya saja?
Sebagai orangtua jadi serba salah. Tidak ada satu pun orangtua yang ingin anaknya merasa tersisih. Hal ini sudah diketahui Produsen sehingga mereka segera menangkap peluang bisnis ini. Bagaimana orangtua menyikapinya?
Cek Motivasi
Sebelum Anda memberikan permintaannya cari tahu terlebih dahulu apa yang memotivasi anak menginginkan benda itu. Jika Anda tidak yakin, boleh Anda mengatakan : "Nanti Papa dan Mama pikirkan dulu.". Saat inilah membantu Anda memutuskan seberapa pentingkah sesuatu yang anak Anda inginkan dan cara menolaknya bila Anda tidak setuju.
Alasan Tepat
Ketika Anda menyetujui maupun menolak permintaan anak Anda, pastikan ada alasan yang tepat. Ada beberapa alasan yang jelas untuk berkata tidak. Berika penjelasan yang sederhana dan mudah dimengerti oleh anak Anda. misalkan saja berkata : "Mama pikir itu belum cocok untuk anak seusia kamu.". Hal ini juga kesempatan untuk berbicara nilai keluarga, sehingga jelaskan : " Papa dan mama membuat keputusan apa yang tepat buat kamu, bukan karena keluarga lain melakukannya/memilikinya."
Alternatif
Dapat juga terjadi jika Anda pikir dia masih terlalu muda untuk mendapatkan keinginannya, berikan alternatif : "Kamu harus menunggu sampai cukup umur untuk mempunyai .... (HP,motor,laptop,dll) sendiri". Atau alternatif lainnya, sarankan anak Anda untuk menabung dari uang jajannya. Jadikan ini pelajaran berharga akan nilai barang. Karena hal ini anak Anda akan berpikir, "Apakah barang ini senilai dengan waktu dan uang yang kuhabiskan?"Komentar Anda