Posted: 19 Mei 2010 00:06:00 by steven_sitongan BeritaNet.com | Dilihat 472 kali

Usaha Google untuk menambah amunisi di pasar video dan real-time voice, membawa salah satu perusahaan search engine terbesar di dunia, membuat penawaran tunai yang cukup besar untuk membeli perusahaan VoIP Global IP Solutions, hal ini mendorong spekulasi tentang apa yang dicari oleh perusahaan raksasa pada perusahaan ini. Dikutip beritaNet dari Techradar Rabu (19/5/2010), pihak Google masih menutup mulut tentang usulan akuisisi, dengan hanya mengatakan dalam sebuah pernyatan “ web telah berkembang dengan cepat sebagai platform pengembangan, dan real-time video dan komunikasi audio melalui internet menjadi alat baru yang penting bagi user, teknologi GIPS yang memberikan kualitas tinggi pada real-time audio dan video melalui jaringan IP, dan kami menantikan kedepan untuk bekerja dengan tim GIPS di Google untuk terus berinovasi untuk platform web.” Usaha Google membawa GIPS, dengan menyodorkan tawaran sebesar $68 Juta atau 47 juta euro dan sementara ini keputusan harus disetujui oleh 90 persen direksi GIPS, dan sepertinya pihak Google akan melewati dengan mudah. Berbicara tentang kemungkinan kerjasama, Emerick Woods , CEO Global IP Solutions mengatakan “ dengan jangkauan global Google , kepemimpinan yang luas, kami sangat yakin bahwa pelanggan kami yang sudah ada akan terus didukung penuh sementara kami terus meningkatkan dan memperluas produk dan teknologi di Google.” Pelanggan mereka yang telah ada termasuk Yahoo, yang mana menggunakan teknologi mereka pada layanan messenger. Meskipun Google tidak datang mengatakan untuk apa digunakan teknologi tersebut, Google sebelumnya telah menawarkan video chat lewat Google Talk tapi bulan lalu GIPS telah mengumumkan kepada pengembang bahwa teknologinya akan digunakan untuk mengembangkan VoIP client berbasi Android. Hal ini bukanlah sebuah kebetulan langkah kecil Google untuk sebuah tindakan raksasa, nantikan setiap berita tentang korporasi teknologi dunia hanya di beritaNet.


Komentar Anda

Artikel terkait



Info buku-buku IT terbaru

Down | Up